Skip to main content

title: “Warehouse Locations” description: “Manajemen hierarki gudang, zona penyimpanan, kapasitas, visualisasi tata letak, dan assign lokasi ke outlet.”

Warehouse Locations

Warehouse Locations Warehouse Locations mengelola seluruh lokasi penyimpanan dalam hierarki yang terstruktur — dari gudang utama hingga zona-zona spesifik di dalam setiap gudang. Setiap lokasi memiliki kapasitas yang bisa diatur, status aktif/nonaktif, dan bisa di-assign ke outlet atau channel penjualan tertentu. Pengelolaan lokasi yang baik mempercepat pengambilan barang, mengurangi kesalahan pengiriman, dan memaksimalkan penggunaan ruang.

Arsitektur Hierarki Lokasi

Entity Schema

Warehouse (Level 1)

Zone (Level 2)

Warehouse Types

Kapasitas & Status

Monitoring Kapasitas

Contoh Monitoring

Visualisasi Tata Letak

Sistem menyediakan visualisasi sederhana untuk membantu navigasi gudang:

Assign Lokasi ke Outlet

Setiap zona bisa di-assign ke outlet atau channel penjualan tertentu: Saat transaksi POS, sistem otomatis mengambil stok dari lokasi yang di-assign ke outlet tersebut.

Stock Resolution Flow

Setup & Konfigurasi

Tambah Gudang Baru

Tambah Zona di Dalam Gudang

  1. Buka detail gudang
  2. Klik Tambah Zona
  3. Isi nama zona, kapasitas, tipe penyimpanan
  4. Assign ke outlet (jika perlu)
  5. Simpan

Nonaktifkan Lokasi

  1. Buka detail zona
  2. Ubah status menjadi Nonaktif
  3. Lokasi tidak akan muncul sebagai opsi saat penerimaan barang
  4. Stok yang masih ada harus dipindahkan terlebih dahulu

Hapus Lokasi

Warning: Lokasi hanya bisa dihapus jika:
  • Stok di lokasi tersebut = 0
  • Tidak ada transaksi yang menggunakan lokasi ini
  • Tidak ada pending transfer yang melibatkan lokasi ini

Integrasi dengan Modul Lain

Cara Akses

Dari sidebar, klik menu Inventory > Warehouse Locations.

Tips

  • Beri nama lokasi yang intuitif dan konsisten — gunakan format huruf untuk zona dan angka untuk rak (contoh: Rak A-1, Rak A-2, Rak B-1)
  • Audit lokasi secara berkala — pastikan semua lokasi masih relevan dan kapasitasnya sesuai kebutuhan aktual
  • Manfaatkan assign lokasi untuk mengontrol dari mana kasir mengambil stok, supaya tidak terjadi konflik antar outlet
  • Monitor kapasitas secara proaktif — jangan tunggu sampai overcapacity, redistribusi saat status mulai kuning
  • Cold storage dan frozen zone perlu monitoring suhu tambahan — pastikan tipe penyimpanan sesuai dengan karakteristik produk
  • Gunakan gudang transit untuk optimasi distribusi ke outlet yang jauh, mengurangi waktu pengiriman

Entity Relationship Diagram

Tabel Schema Detail Entitas Lokasi

WarehouseLocation — Entitas Utama Lokasi Gudang

StockTransfer — Referensi Lokasi pada Transfer Stok

StockMovement — Pergerakan Stok per Lokasi

StockOpname — Opname Stok per Gudang

StockAlert — Alert Stok per Lokasi

State Machine — Siklus Hidup Status Lokasi

Aturan Transisi Status

Sequence Diagram — Pembuatan Gudang Baru

Sequence Diagram — Assignment Zona ke Outlet

Sequence Diagram — Transfer Stok Antar Lokasi

Tabel Enum — Tipe & Konfigurasi Lokasi

location_type — Tipe Lokasi Gudang

warehouse_zone — Tipe Zona dalam Gudang

storage_condition — Kondisi Penyimpanan

movement_type — Tipe Pergerakan Stok (StockMovement)

transfer_mode — Mode Transfer Stok

transfer_status — Status Siklus Transfer

cost_status — Status Kelengkapan Biaya Transfer

alert_type — Tipe Alert Stok (StockAlert)

RBAC — Hak Akses Modul Warehouse Locations

Catatan RBAC